Selasa, 07 April 2026
  • (0473) 22063
  • dpupr@luwuutarakab.go.id

Terpencil, Ini Strategi Prioritas Dinas PUPR di Dusun Mangkaluku

Terpencil, Ini Strategi Prioritas Dinas PUPR di Dusun Mangkaluku "Salah satu jembatan gantung menuju Dusun Mangkaluku"

Luwu Utara -- Program Semalam di Desa 'Masyarakat Bertanya Pemerintah Menjawab' menjadi salah satu wadah untuk mendengar langsung sekaligus menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Terkait Pekerjaan Umum (PU), Kepala Dinas PUPR, Suaib Mansyur menuturkan pihaknya sudah berdiskusi terkait apa yang menjadi prioritas untuk Dusun Mangkaluku, Desa Malimbu, Kecamatan Sabbang.

"Revisi RTRW kita memang sudah mencakup Malimbu termasuk aksesnya,
perencanaan jalan dan kampung sendiri juga sudah masuk. Khusus PU, sempat kami diskusikan apa yang paling prioritas dari Mangkaluku, dari diskusi itu beberapa PPK yang mmbangun rabat beton, mereka katakan yang paling penting adalah jembatan terutama masih ada beberapa yang dibantu dengan rotan seperti yang kita lalui mengerikan sekali karena kita tidak bisa ketahui dan kontrol kekuatan rotan itu. Tahun depan yang paling bisa kita akomodir adalah jembatan gantung (jembatan ke-3 dari sini)," kata Suaib saat diskusi Semalam di Desa, Sabtu (27/10) malam.

Untuk semua kebutuhan yang diutarakan masyarakat Dusun Mangkaluku, Suaib menuturkan tidak bisa diselesaikan sekaligus.

"Saya juga ingin menegaskan bahwa kebutuhan yang kita utarakan malam ini tidak mungkin kita selesaikan dalam setahun. Kita pilih yang paling urgent, InsyaAllah tahun depan kita bangun jembatan. Kemudian mengenai irigasi, itu beri kami kesempatan untuk melakukan tracking dulu memastikan luasnya, sebab saya kurang yakin data 300 hektare kemudian kita desain untuk irigasi dan bendungnya. Ijin ibu bupati saya sampaikan untuk irigasi kita tidak lakukan lagi desain dan fisik secara bersama-sama, desain dilakukan setahun sebelumnya kemudian setelah itu kita bangun fisiknya," jelas mantan Kadis Pertambangan ini.

Suaib juga menekankan bahwa pembangunan jalan ke Dusun Mangkaluku sekarang ini paling efektif menggunakan dana desa.

"Kalau jalan sekarang ini yang paling efektif adalah dana desa, sharing saja untuk spot-spot yang kritis dan memang sulit seperti tanjakan, biar dulu dikerjakan dengan dana desa. Selanjutnya membuka akses untuk roda 4, kita desain dulu, rintis bagus-bagus kemudian kita lakukan pembukaan, peningkatan hingga pemeliharaan, tapi itu next, mungkin nanti kerjasama Bappeda juga. Itu strategi kita bagaimana mengakses Malimbu dari depan," terang Suaib Mansyur.

Diketahui jarak Dusun Mangkaluku dari Desa Malimbu sekira 26 KM. (Rn)